gerakan

gerakan
menanam1
Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Juli 2012

Tips Sehat Memutihkan Kulit



Setiap orang utamanya kaum wanita tentu ingin memiliki kulit wajah yang putih, sehat bersinar. Karena dengan memiliki wajah yang cantik, putih, mulus, sehat bersinar tanpa kerutan akan meningkatkan rasa percaya diri mereka. Apalagi yang masih singel ingin dilirik oleh lawan jenisnya.
Untuk mendapatkan hal ini terkadang mereka melakukan berbagai cara. Mencoba-coba berbagai kosmetik pemutih wajah tentu sangat beresiko, apalagi kosmetik mengandung bahan-bahan berbahaya yang tidak lulus uji kesehatan, selain bisa membuat kulit iritasi, kemerahan, gatal, bengkak, bahkan beresiko terkena kanker kulit.
Memutihkan Kulit Dengan Resep Tradisional
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik jika kita menggunakan bahan-bahan alami langsung dari alam, selain lebih aman, tentu lebih murah. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk membantu memutihkan kulit agar senantiasa indah dipandang namun tetap menyehatkan.
Bengkuang
Tidak dipungkiri lagi bahwa bengkuang bisa digunakan untuk memutihkan kulit serta menghilangkan flek hitam di wajah. Bengkuang dapat digunakan sebagai masker untuk wajah Anda. Gunakan masker bengkuang dimalam hari sebelum tidur  hingga keesokan harinya baru dibersihkan.
Jeruk Nipis
Selain sebagai penghilang bau amis dan penyedap makanan, jeruk nipis banyak dimanfaatkan untuk kesehatan dan kecantikan. Air  jeruk nipis mampu mengecilkan pori-pori dan menghilangkan minyak yang berlebihan di wajah. Caranya : daging jeruk nipis dioleskan pada wajah terutama yang pori-porinya terlihat besar misalnya sekitar hidung atau pipi. Selain mengecilkan pori-pori air jeruk nipis juga bisa digunakan untuk menghaluskan dan memutihkan kulit wajah.
Tomat
Selain sebagai bahan makanan, tomat bisa dimanfaatkan untuk kecantikan. Tomat berfungsi untuk menghaluskan dan melicinkan kulit wajah. Gunakan tomat sebagai scrubbing seminggu sekali agar sel-sel kulit mati terangkat, dan gunakan sebagai masker untuk mempercepat pergantian sel-sel kulit baru.
Alpukat
Sebagai bahan makanan yang kaya akan vitamin dan mineral alpukat banyak juga dimanfaatkan untuk kecantikan. Alpukan digunakan sebagai pelembab karena mengandung humektan. Caranya : cari bagian dalam kulit alpukat, gosokkan secara lembut ke wajah dan biarkan selama 15 menit. Kemudian wajah dibasuh dengan air dingin. Hal ini dilakukan pada malam hari sebelum tidur.
Makan Makanan Bergizi
Selain menggunakan buah-buahan sebagai masker atau scrub untuk memutihkan dan menjaga kulit tetap sehat, perlu juga perawatan dari dalam yaitu dengan mengkonsumsi nutrisi yang kaya akan vitamin dan mineral. Misalnya :
•           Buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C meningkatkan produksi kolagen dan elastin, berfungsi untuk mengurangi kerutan dan menghambat penuaan kulit  seperti buah jeruk, tomat.
•           Buah-buahan yang banyak mengandung vitamin E yang berguna untuk menghambat proses penuaan dan membersihkan kulit dari flek hitam, bekas jerawat.
•           Sayur-sayuran yang banyak mengandung beta-carotene dan antioksidan untuk mencegah kerusakan sel dan mencegah kanker seperti   bayam, wortel, brokoli.
•           Ikan yang banyak mengandung asam lemak Omega-3 yang merupakan resep utama untuk kulit yang cerah cemerlang serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan polusi.
Jika Anda beraktivitas diluar ruangan ada baiknya Anda menggunakan topi atau baju lengan panjang untuk menghindari agar kulit tidak terkena sinar matahari langsung yang bisa menyebabkan kerusakan kulit dan meningkatkan pigmen kulit. Semakin banyak kandungan pigmen di kulit maka kulit akan tampak semakin hitam.
Setelah selesai beraktivitas, segera cuci wajah Anda menggunakan sabun wajah yang sesuai untuk jenis kulit wajah Anda untuk mengurangi kotoran di wajah. Selamat mencoba !

sumber ; NursingBegin.com

Minggu, 25 Desember 2011

Hindari Matahari Pantai Jam 10 Pagi hingga 4 Sore

Ketika kita suka traveling atau
berwisata ke kawasan
panas seperti pantai,
kecenderungan kulit akan terpapar sinar matahari.

Nah idealnya berapa jam
sih kita boleh terpapar
sinar matahari.
Apa bahayanya terpapar sinar ultraviolet terhadap kulit
yang kita miliki?

dr. Nila Sandra Pridady,
SpKK dari MRCC Siloam
Hospitals Semanggi
mengungkapkan,
sebenarnya tidak ada
waktu yang ideal kapan
atau sampai berapa lama kita boleh terpajang matahari, karena hal ini
tergantung dari banyak
faktor. Semakin banyak
aktivitas kita di luar
rumah, paparan matahari akan semakin banyak.
Sinar matahari mempunyai efek yang
menguntungkan, salah
satunya pembentukan
vitamin D dan efek yang
merugikan.
Efek merugikan yang akut yang akan terjadi adalah kulit terbakar (sunburn) dan kecoklatan (tanning).
Sedangkan efek yang
kronis atau dalam jangka lama yaitu penuaan dini yang ditandai dengan
bercak kehitaman, kerut, kulit kasar dan kendur dan
juga kanker kulit.
"Pancaran matahari paling tinggi antara pukul 10.00 pagi sampai pukul 16.00.
Berhati-hati dan hindarilah apabila liburan di pantai
atau kolam renang karena akan meningkatkan
kemungkinan kulit
terbakar atau sunburn,"
ungkapnya.

Bukan berarti kita
dilarang. Sebagai langkah antisipasi kulit kita perlu dilindungi dengan berbagai
cara seperti menggunakan
pakaian yang berwarna,
tertutup dan kering, topi
lebar (topi dengan tepi 10 cm dapat mengurangi
paparan ultraviolet pada
kepala dan leher sebanyak
70 persen), setara dengan SPF 3-4, kacamata hitam,
pelembab bibir setiap hari dengan proteksi SPF dan tabir surya.

Seringkali kita memakai
tabir surya namun cara
penggunaannya yang tidak benar.
Sesuai rekomendasi
dari American Academy of Dermatology kita
disarankan menggunakan
tabir surya spektrum luas yang dapat memproteksi
dari UVA dan UVB, water resistant dengan SPF 30 atau lebih besar dari 30 untuk semua tipe kulit.
Tabir surya harus
digunakan setiap hari pada kulit yang terpapar
matahari seperti wajah,
tangan dan kaki, 15-30
menit sebelum pergi ke
luar. Pemakaian ulang
tabir surya setiap dua jam, atau setelah berenang, atau kegiatan berat yang
mengeluarkan keringat.
Walaupun dikatakan
sebagai tabir surya yang
water resistant, tabir surya dapat menurun
efektivitasnya setelah 40
menit didalam air.
Jumlah tabir surya yang
digunakan sebaiknya 1,5-2 mg/cm2. Jika digunakan lebih sedikit dari jumlah ini, respon dari proteksi ini
akan berkurang.
Penggunaan tabir surya
jauh dibawah jumlah yang direkomendasikan, dengan ketebalan rata-rata 0,5 sampai 1 mg/cm2 akan mengurangi efek tabir surya dengan SPF 15 menjadi tabir surya dengan proteksi SPF 3-7.


SOURCH: TRIBUNNEWS.COM