Beberapa prinsip
makan yang baik
selama kehamilan—
dengan melakukan
cara dan diet makan
yang sehat, tidak saja
membuat ibu hamil fit
dan sehat, tapi juga
untuk perkembangan
yang sehat bagi bayi
dalam kandungan
anda.
Dalam masa
kehamilan salah satu
bagian yang penting
dalam membantu
perkembangan janin
dalam kandungan
adalah apa yang anda
makan dan cara
makan anda selama
kehamilan ini. Untuk
itu perlunya kita
mempelajari tentang
prinsip-prinsip makan
yang baik selama
kehamilan ini.
Beberapa prinsip
makan yang baik
selama kehamilan:
• RUBAHLAH CARA
MAKAN ANDA—
MESKIPUN ANDA
SUDAH MAKAN
DENGAN BAIK.
• HINDARI MAKANAN
YANG DAPAT
MEMBAHAYAKAN IBU
DAN JANIN
• JANGAN DIET
SELAMA KEHAMILAN
• MAKAN DENGAN
PORSI KECIL TAPI
SERING
• MINUM VITAMIN
IBU HAMIL SECARA
TERATUR
• MINUM AIR YANG
CUKUP
• MAKANAN
BERSERAT, BUAH-
BUAHAN DAN
SAYURAN
RUBAHLAH CARA
MAKAN ANDA,
MESKIPUN ANDA
SUDAH MAKAN
DENGAN BAIK.
Anda sekarang sedang
hamil maka diet
makanan anda harus
mengikuti diet makan
untuk ibu hamil. Pada
kehamilan anda
membutuhkan lebih
banyak konsumsi
protein, kalori (untuk
energi), vitamin dan
mineral seperti asam
folat dan zat besi
untuk perkembangan
bayi anda juga. Ingat
anda membutuhkan
tambahan 300 kalori
perhari.
HINDARI MAKANAN
YANG DAPAT
MEMBAHAYAKAN
IBU DAN JANIN
Daging dan telur
mentah, keju lunak,
susu yang tidak
dipasteriusasi, alcohol,
juga cafein.
JANGAN DIET
SELAMA KEHAMILAN
Kehamilan bukan
masa yang tepat untuk
Diet anda hanya akan
membahayakan ibu
dan bayi. Diet selama
hamil akan
menyebabkan kurang
vitamin, mineral dan
lain-lain yang penting
selama kehamilan.
Pertambahan berat
badan pada kehamilan
merupakan salah satu
tanda yang baik pada
kehamilan yang sehat.
Ibu hamil yang makan
dengan baik akan
bertambah berat
badannya secara
bertahap, umumnya
akan melahirkan bayi
yang sehat.
Pada trimester
pertama biasanya
terdapat keluhan mual
muntah(morning
sickness), cobalah atasi
dengan makan dengan
porsi kecil tapi sering,
hindari makanan
pedas dan berminyak.
Makan dengan porsi
yang kecil tapi
dilakukan beberapa
kali dianjurkan setiap 4
jam. Ingatlah
meskipun anda tidak
lapar tetapi bayi anda
membutuhkan
makanan/nutrisi
secara teratur.
MINUM VITAMIN IBU
HAMIL SECARA
TERATUR
Makanan yang anda
makan adalah sumber
vitamin yang paling
baik—tetapi apakah
anda yakin diet
makanan anda cukup
mengandung vitamin
yang dibutuhkan
selama kehamilan,
yang terutama zat besi
dan asam folat yang
sangat diperlukan
untuk pertumbuhan
bayi sehat. Untuk itu
anda sebaiknya
meminum vitamin
anda secara teratur.
MINUM AIR YANG
CUKUP
8 gelas sehari. Karena
anda butuh cairan
yang cukup bagi anda
dan juga bayi anda. 33
% pertambahan berat
badan pada kehamilan
adalah cairan. Cairan
dibutuhkan untuk
membangun sel darah
merah bayi untuk
system sirkulasinya,
cairan ketuban. Tubuh
anda juga perlu air
selama kehamilan
untuk mengatasi
konstipasi dan
mengatur suhu tubuh
anda.
MAKANAN
BERSERAT, BUAH-
BUAHAN DAN
SAYURAN
Perbanyaklah makan
makanan yang
berserat tinggi , buah-
buahan dan sayuran
dapat membantu
mengatasi konstipasi
anda selama
kehamilan.
Dengan melakukan
cara makan yang
sehat, bukan hanya
membuat ibu hamil fit
dan sehat, tapi juga
membantu
perkembangan yang
sehat bagi bayi anda
Ingatlah
perkembangan bayi
anda sangat
tergantung dari apa
yang anda berikan dan
lakukan baginya.
Semoga informasi ini
dapat membantu anda
untuk melakukan cara
dan diet makan yang
lebih baik yang
berguna untuk
kesehatan ibu juga
bayi selama
kehamilan.
MAKANAN YANG
DIHINDARI SELAMA
KEHAMILAN
Banyak pertanyaan
dikalangan ibu hamil
tentang makanan apa
saja yang boleh dan
yang sebaiknya
dihindari selama masa
kehamilan, dan
kenapa?…..
Ada beberapa jenis
makanan yang
sebaiknya dihindari
selama kehamilan
karena mereka dapat
menyebabkan infeksi-
infeksi seperti;
salmonella,toksoplasm
E.coli, yang dapat
membahayakan bayi
dalam kandungan
anda.
• Jangan makan
daging mentah (sushi)
atau yang dimasak
kurang matang,
karena mengandung
Toksoplasmosis
sebuah parasit yang
dapat menyebabkan
infeksi serius pada
janin anda dan juga
E.coli, yang berbahaya
bagi ibu hamil dan
janin.
• Toksoplasmosis
terdapat pada sayuran
yang tidak dicuci
dengan baik, oleh
karena itu bersihkan
sayuran anda dengan
baik, apalagi untuk
salad atau lalapan
yang dimakan mentah.
Hindari juga kotoran
kucing atau bermain-
main dengan kucing
selama kehamilan
karena mengandung
toksoplasmosis.
• Jangan makan
daging ayam dan telur
yang dimasak kurang
matang atau mentah ,
hindari makan hati
ayam/daging yang
mungkin sumber dari
salmonella, yang dapat
menyebabkan diare
yang berat pada ibu
hamil. Juga
diperhatikan piring,
alat-alat masakan
yang terkena daging
ayam mentah ini
untuk dicuci.
• Ikan tuna steak, ikan
sea bass, shark, atau
ikan-ikan berukuran
besar yang diketahui
mengandung tingkat
mercuri yang tinggi
yang dapat
menyebabkan
kerusakan saraf jika
dimakan dalam jumlah
besar. FDA
rekomendasi ikan tuna
dan ikan ukuran besar
ini sebatas 12 ons
perminggu
• Keju lunak seperti
brie dan camembert,
blueveined cheese juga
keju dari susu kambing
dan domba, serta
jangan minum susu
yang tidak di
pasteurisasi. Semua
produk ini mempunyai
resiko membawa
listeria. Listeria tipe
bakteri yang mampu
menembus plasenta
dan menyebabkan
infeksi janin, pada
dewasa tidak ada
gejala atau seperti flu.
Listeria dapat
menyebabkan
keguguran,kelahiran
premature, dan
keracunan dalam
darah. Sebaiknya
hindari makanan jenis
ini sampai melahirkan
bayi anda.
• Jangan minum yang
mengandung alcohol
dapat menyebabkan
kelainan
perkembangan pada
janin ada juga problem
emosional pada bayi.
• Minuman yang
mengandung cafein
seperti kopi, teh
sebaiknya di hindari
atau dibatasi karena
kopi dapat
memperngaruhi berat
badan rendah pada
bayi, keguguran dan
juga cafein
mengurangi
penyerapan zat besi.
SUMBER: PUSKESMASSIMPANGEMPAT.COM
gerakan
menanam1
Minggu, 30 Oktober 2011
Olahraga Untuk Ibu Hamil
Karena sedang hamil,
Anda merasa kini
saatnya beristirahat
panjang selama
sembilan bulan,
begitukah? Tunggu
dulu. “Olahraga yang
teratur selama
kehamilan justru bisa
meningkatkan
kesehatan jantung,
menambah energi, dan
memompa citra diri
Anda,” kata Frances
Crites, MD, dokter
kandungan di
Presbyterian Hospital,
Dallas.
Memertahankan tubuh
yang sehat juga bisa
mengurangi keluhan
umum pada ibu hamil,
seperti rasa nyeri di
punggung bagian
bawah. Bahkan bisa
juga mempercepat
proses melahirkan.
Petunjuk untuk
melakukan olahraga:
- Diskusikan dulu
dengan dokter anda,
olahraga apa yang
ingin anda lakukan.
- Lakukan pemanasan
sebelum olah raga dan
penenangan
setelahnya.
- Kurangi waktu
olahraga yang biasa
anda lakukan menjadi
3 kali dalam seminggu
sekitar 15-20 menit.
- Dengarkan signal
yang diberikan tubuh
anda. Karena Detak
jantung anda selama
hamil meningkat
sekitar 20%. Bila anda
merasa lelah
beristirahatlah,ingat
anda sedang hamil.
Jangan memaksakan
diri anda.
- Minumlah yang
cukup untuk
menolong pengaturan
suhu tubuh dan
mengurangi resiko
dehidrasi.
- Konsentrasikan pada
otot-otot yang akan
digunakan pada
persalinan, seperti
kaki, perut, panggul.
- Jalan adalah salah
satu olahraga yang
aman.
- Gunakan bh yang
mendukung dan
sepatu yang sesuai
untuk anda yang
membuat anda
merasa nyaman dan
tentu saja aman.
- Olahraga lain yang
dianjurkan termasuk
berenang, senam
aerobik yang ringan,
sepeda yang tak
bergerak dan sekarang
ini pada ANC di
beberapa rumah sakit
biasanya menyediakan
Senam Ibu Hamil.
Berhentilah
berolahraga dan
hubungi dokter
anda, bila anda
mengalami hal-hal
dibawah ini:
• Sakit, apapun itu.
• Pendarahan vagina
• Pusing, sakit kepala
ringan.
• Kesulitan bernafas.
• Sesak nafas hebat.
• Palpitasi
• Kontraksi rahim.
• Sakit kepala.
• Jangan melakukan
olahraga, konsultasi ke
dokter anda dahulu,
jika anda termasuk
dalam kehamilan
dengan tekanan darah
tinggi, kelahiran
premature pada
kehamilan
sebelumnya,IUGR
(intra uterine growth
retardation) bayi tidak
berkembang sesuai
harapan, atau
kehamilan dengan
keadaan lain seperti
penyakit jantung, paru,
tiroid dll.
Sebelum memulai
rutinitas berolahraga,
konsultasikan terlebih
dulu dengan dokter
untuk memastikan
aktvititas yang Anda
pilih itu aman. Jika
dokter mengizinkan,
cobalah olahraga yang
ringan, 30 menit atau
lebih, selama 3-4 hari
dalam seminggu.
Ingat, tujuan Anda
adalah menjaga tubuh
agar tetap fit seperti
masa sebelum hamil,
bukan untuk
bertanding. Mulailah
dengan satu dari tiga
aktivitas di bawah ini
yang telah disetujui
para dokter.
Berjalan
Manfaat bagi Tubuh:
Meski selama ini Anda
tak pernah
berolahraga, berjalan
cepat di sekitar rumah
merupakan awal yang
baik. Anda akan
merasakan manfaat
olahraga
kardiovaskular ini
tanpa mengalami
banyak tekanan di
lutut dan pergelangan
kaki. Bahkan Anda bisa
melakukannya di
mana dan kapan saja
selama sembilan bulan
penuh.
Keamanan Perut:
“Dengan perut yang
membesar, Anda bisa
kehilangan rasa
keseimbangan dan
koordinasi,” kata Dr.
Crites. Cobalah
berjalan di permukaan
yang mulus, waspadai
jalan yang berlubang
atau rintangan lain.
Jangan lupa
mengenakan sneakers
yang mendukung. Kaki
Anda mungkin akan
membengkak di
trimester terakhir. Jadi,
jika sepatu mulai
terasa sempit, ganti
sepatu baru dengan
setengah ukuran lebih
besar.
Berenang
Manfaat bagi Tubuh:
“Ini adalah jenis
olahraga ideal selama
masa kehamilan,” kata
Baron Atkins, MD,
dokter kandungan di
Arlington Memorial
Hospital, Texas. Tidak
ada risiko terjatuh
dengan posisi perut
terhantam sehingga
membahayakan bayi
Anda. Olahraga
renang memberi
kebebasan bergerak
tanpa tekanan pada
sendi-sendi. “Saya
merasa sangat ringan
di kolam renang.
Padahal saya hamil
bayi kembar,” kata
Sharon Snyder dari
San Fransisco, yang
sedang hamil empat
bulan. Hamil sembilan
bulan pun Anda masih
tetap bisa berenang,
berjalan, beraerobik,
dan menari di dalam
air.
Keamanan Perut: Pilih
gaya yang membuat
Anda nyaman, tidak
menimbulkan sakit di
leher, pundak, atau
otot punggung. Gaya
dada misalnya, sebab
Anda tak perlu
memutar batang
tubuh atau perut.
Hati-hati saat masuk
ke dalam air.
Sebaiknya jangan
menyelam atau
melompat karena
perut akan mengalami
tekanan. Hindari
kolam yang airnya
hangat sekali, steam
room, hot tub, dan
sauna, karena bisa
menimbulkan panas
berlebihan.
Yoga
Manfaat bagi Tubuh:
Kelas prenatal yoga
membantu menjaga
kelenturan sendi-sendi
dan mempertahankan
fleksibilitas. “Selain itu,
yoga memperkuat
sistem otot,
merangsang peredaran
darah, dan membuat
Anda rileks. Anda bisa
menerapkan teknik
yang Anda pelajari
agar tetap tenang
selama proses
melahirkan,” kata
Sokna Heathyre
Mabin, instruktur yoga
di Laughing Lotus, New
York City.
Keamanan Perut:
Dengan bertambahnya
usia kehamilan,
abaikan posisi-posisi
yoga yang
mengganggu
keseimbangan tubuh
Anda. Di trimester
kedua, hindari posisi
tidur terlentang karena
rahim Anda
bertambah berat.
Posisi tersebut
menekan pembuluh
darah mayor dan
mengurangi aliran
darah ke jantung. Dan,
hindari stretching yang
berlebihan, kata
Annette Lang, pelatih
kebugaran dan penulis
Prenatal & Postpartum
Training Fan. Wanita
hamil memproduksi
lebih banyak relaxin,
hormon yang
meningkatkan
fleksibilitas serta
mobilitas sendi. Jadi,
penting untuk
mengetahui sebatas
apa yang bisa Anda
lakukan dan ambil
jeda saat melakukan
stretching.
Latihan Beban
Manfaat bagi tubuh:
Angkat beban adalah
cara yang baik untuk
menyiapkan tubuh
mengangkat beban
berat kelak setelah
bayi Anda lahir.
Latihan ini juga
mengurangi risiko
cidera selama
kehamilan dengan
menguatkan otot-otot
di sekeliling sendi.
Keamanan Perut:
Kurangi beban yang
biasa Anda angkat
hingga setengahnya.
Tapi, tingkatkan
frekuensinya agar
Anda dapat menjaga
porsi olahraga yang
baik. “Angkat beban
yang terlalu berat bisa
mengakibatkan otot
menjadi tegang, dan
tekanan yang
berlebihan bisa
membahayakan
perut,” kata Dr.
Atkinds. Seperti halnya
saat melakukan yoga,
jangan berbaring
terlentang saat latihan
angkat beban. Begitu
Anda menahan napas
saat mengangkat
beban, segera kurangi
jumlah beban.
Bernapas secara tidak
benar bisa
meningkatkan tekanan
darah dan mengurangi
aliran darah ke bayi.
SUMBER: PUSKESMASSIMPANGEMPAT.COM
Anda merasa kini
saatnya beristirahat
panjang selama
sembilan bulan,
begitukah? Tunggu
dulu. “Olahraga yang
teratur selama
kehamilan justru bisa
meningkatkan
kesehatan jantung,
menambah energi, dan
memompa citra diri
Anda,” kata Frances
Crites, MD, dokter
kandungan di
Presbyterian Hospital,
Dallas.
Memertahankan tubuh
yang sehat juga bisa
mengurangi keluhan
umum pada ibu hamil,
seperti rasa nyeri di
punggung bagian
bawah. Bahkan bisa
juga mempercepat
proses melahirkan.
Petunjuk untuk
melakukan olahraga:
- Diskusikan dulu
dengan dokter anda,
olahraga apa yang
ingin anda lakukan.
- Lakukan pemanasan
sebelum olah raga dan
penenangan
setelahnya.
- Kurangi waktu
olahraga yang biasa
anda lakukan menjadi
3 kali dalam seminggu
sekitar 15-20 menit.
- Dengarkan signal
yang diberikan tubuh
anda. Karena Detak
jantung anda selama
hamil meningkat
sekitar 20%. Bila anda
merasa lelah
beristirahatlah,ingat
anda sedang hamil.
Jangan memaksakan
diri anda.
- Minumlah yang
cukup untuk
menolong pengaturan
suhu tubuh dan
mengurangi resiko
dehidrasi.
- Konsentrasikan pada
otot-otot yang akan
digunakan pada
persalinan, seperti
kaki, perut, panggul.
- Jalan adalah salah
satu olahraga yang
aman.
- Gunakan bh yang
mendukung dan
sepatu yang sesuai
untuk anda yang
membuat anda
merasa nyaman dan
tentu saja aman.
- Olahraga lain yang
dianjurkan termasuk
berenang, senam
aerobik yang ringan,
sepeda yang tak
bergerak dan sekarang
ini pada ANC di
beberapa rumah sakit
biasanya menyediakan
Senam Ibu Hamil.
Berhentilah
berolahraga dan
hubungi dokter
anda, bila anda
mengalami hal-hal
dibawah ini:
• Sakit, apapun itu.
• Pendarahan vagina
• Pusing, sakit kepala
ringan.
• Kesulitan bernafas.
• Sesak nafas hebat.
• Palpitasi
• Kontraksi rahim.
• Sakit kepala.
• Jangan melakukan
olahraga, konsultasi ke
dokter anda dahulu,
jika anda termasuk
dalam kehamilan
dengan tekanan darah
tinggi, kelahiran
premature pada
kehamilan
sebelumnya,IUGR
(intra uterine growth
retardation) bayi tidak
berkembang sesuai
harapan, atau
kehamilan dengan
keadaan lain seperti
penyakit jantung, paru,
tiroid dll.
Sebelum memulai
rutinitas berolahraga,
konsultasikan terlebih
dulu dengan dokter
untuk memastikan
aktvititas yang Anda
pilih itu aman. Jika
dokter mengizinkan,
cobalah olahraga yang
ringan, 30 menit atau
lebih, selama 3-4 hari
dalam seminggu.
Ingat, tujuan Anda
adalah menjaga tubuh
agar tetap fit seperti
masa sebelum hamil,
bukan untuk
bertanding. Mulailah
dengan satu dari tiga
aktivitas di bawah ini
yang telah disetujui
para dokter.
Berjalan
Manfaat bagi Tubuh:
Meski selama ini Anda
tak pernah
berolahraga, berjalan
cepat di sekitar rumah
merupakan awal yang
baik. Anda akan
merasakan manfaat
olahraga
kardiovaskular ini
tanpa mengalami
banyak tekanan di
lutut dan pergelangan
kaki. Bahkan Anda bisa
melakukannya di
mana dan kapan saja
selama sembilan bulan
penuh.
Keamanan Perut:
“Dengan perut yang
membesar, Anda bisa
kehilangan rasa
keseimbangan dan
koordinasi,” kata Dr.
Crites. Cobalah
berjalan di permukaan
yang mulus, waspadai
jalan yang berlubang
atau rintangan lain.
Jangan lupa
mengenakan sneakers
yang mendukung. Kaki
Anda mungkin akan
membengkak di
trimester terakhir. Jadi,
jika sepatu mulai
terasa sempit, ganti
sepatu baru dengan
setengah ukuran lebih
besar.
Berenang
Manfaat bagi Tubuh:
“Ini adalah jenis
olahraga ideal selama
masa kehamilan,” kata
Baron Atkins, MD,
dokter kandungan di
Arlington Memorial
Hospital, Texas. Tidak
ada risiko terjatuh
dengan posisi perut
terhantam sehingga
membahayakan bayi
Anda. Olahraga
renang memberi
kebebasan bergerak
tanpa tekanan pada
sendi-sendi. “Saya
merasa sangat ringan
di kolam renang.
Padahal saya hamil
bayi kembar,” kata
Sharon Snyder dari
San Fransisco, yang
sedang hamil empat
bulan. Hamil sembilan
bulan pun Anda masih
tetap bisa berenang,
berjalan, beraerobik,
dan menari di dalam
air.
Keamanan Perut: Pilih
gaya yang membuat
Anda nyaman, tidak
menimbulkan sakit di
leher, pundak, atau
otot punggung. Gaya
dada misalnya, sebab
Anda tak perlu
memutar batang
tubuh atau perut.
Hati-hati saat masuk
ke dalam air.
Sebaiknya jangan
menyelam atau
melompat karena
perut akan mengalami
tekanan. Hindari
kolam yang airnya
hangat sekali, steam
room, hot tub, dan
sauna, karena bisa
menimbulkan panas
berlebihan.
Yoga
Manfaat bagi Tubuh:
Kelas prenatal yoga
membantu menjaga
kelenturan sendi-sendi
dan mempertahankan
fleksibilitas. “Selain itu,
yoga memperkuat
sistem otot,
merangsang peredaran
darah, dan membuat
Anda rileks. Anda bisa
menerapkan teknik
yang Anda pelajari
agar tetap tenang
selama proses
melahirkan,” kata
Sokna Heathyre
Mabin, instruktur yoga
di Laughing Lotus, New
York City.
Keamanan Perut:
Dengan bertambahnya
usia kehamilan,
abaikan posisi-posisi
yoga yang
mengganggu
keseimbangan tubuh
Anda. Di trimester
kedua, hindari posisi
tidur terlentang karena
rahim Anda
bertambah berat.
Posisi tersebut
menekan pembuluh
darah mayor dan
mengurangi aliran
darah ke jantung. Dan,
hindari stretching yang
berlebihan, kata
Annette Lang, pelatih
kebugaran dan penulis
Prenatal & Postpartum
Training Fan. Wanita
hamil memproduksi
lebih banyak relaxin,
hormon yang
meningkatkan
fleksibilitas serta
mobilitas sendi. Jadi,
penting untuk
mengetahui sebatas
apa yang bisa Anda
lakukan dan ambil
jeda saat melakukan
stretching.
Latihan Beban
Manfaat bagi tubuh:
Angkat beban adalah
cara yang baik untuk
menyiapkan tubuh
mengangkat beban
berat kelak setelah
bayi Anda lahir.
Latihan ini juga
mengurangi risiko
cidera selama
kehamilan dengan
menguatkan otot-otot
di sekeliling sendi.
Keamanan Perut:
Kurangi beban yang
biasa Anda angkat
hingga setengahnya.
Tapi, tingkatkan
frekuensinya agar
Anda dapat menjaga
porsi olahraga yang
baik. “Angkat beban
yang terlalu berat bisa
mengakibatkan otot
menjadi tegang, dan
tekanan yang
berlebihan bisa
membahayakan
perut,” kata Dr.
Atkinds. Seperti halnya
saat melakukan yoga,
jangan berbaring
terlentang saat latihan
angkat beban. Begitu
Anda menahan napas
saat mengangkat
beban, segera kurangi
jumlah beban.
Bernapas secara tidak
benar bisa
meningkatkan tekanan
darah dan mengurangi
aliran darah ke bayi.
SUMBER: PUSKESMASSIMPANGEMPAT.COM
Olahraga Untuk Ibu Hamil
Karena sedang hamil,
Anda merasa kini
saatnya beristirahat
panjang selama
sembilan bulan,
begitukah? Tunggu
dulu. “Olahraga yang
teratur selama
kehamilan justru bisa
meningkatkan
kesehatan jantung,
menambah energi, dan
memompa citra diri
Anda,” kata Frances
Crites, MD, dokter
kandungan di
Presbyterian Hospital,
Dallas.
Memertahankan tubuh
yang sehat juga bisa
mengurangi keluhan
umum pada ibu hamil,
seperti rasa nyeri di
punggung bagian
bawah. Bahkan bisa
juga mempercepat
proses melahirkan.
Petunjuk untuk
melakukan olahraga:
- Diskusikan dulu
dengan dokter anda,
olahraga apa yang
ingin anda lakukan.
- Lakukan pemanasan
sebelum olah raga dan
penenangan
setelahnya.
- Kurangi waktu
olahraga yang biasa
anda lakukan menjadi
3 kali dalam seminggu
sekitar 15-20 menit.
- Dengarkan signal
yang diberikan tubuh
anda. Karena Detak
jantung anda selama
hamil meningkat
sekitar 20%. Bila anda
merasa lelah
beristirahatlah,ingat
anda sedang hamil.
Jangan memaksakan
diri anda.
- Minumlah yang
cukup untuk
menolong pengaturan
suhu tubuh dan
mengurangi resiko
dehidrasi.
- Konsentrasikan pada
otot-otot yang akan
digunakan pada
persalinan, seperti
kaki, perut, panggul.
- Jalan adalah salah
satu olahraga yang
aman.
- Gunakan bh yang
mendukung dan
sepatu yang sesuai
untuk anda yang
membuat anda
merasa nyaman dan
tentu saja aman.
- Olahraga lain yang
dianjurkan termasuk
berenang, senam
aerobik yang ringan,
sepeda yang tak
bergerak dan sekarang
ini pada ANC di
beberapa rumah sakit
biasanya menyediakan
Senam Ibu Hamil.
Berhentilah
berolahraga dan
hubungi dokter
anda, bila anda
mengalami hal-hal
dibawah ini:
• Sakit, apapun itu.
• Pendarahan vagina
• Pusing, sakit kepala
ringan.
• Kesulitan bernafas.
• Sesak nafas hebat.
• Palpitasi
• Kontraksi rahim.
• Sakit kepala.
• Jangan melakukan
olahraga, konsultasi ke
dokter anda dahulu,
jika anda termasuk
dalam kehamilan
dengan tekanan darah
tinggi, kelahiran
premature pada
kehamilan
sebelumnya,IUGR
(intra uterine growth
retardation) bayi tidak
berkembang sesuai
harapan, atau
kehamilan dengan
keadaan lain seperti
penyakit jantung, paru,
tiroid dll.
Sebelum memulai
rutinitas berolahraga,
konsultasikan terlebih
dulu dengan dokter
untuk memastikan
aktvititas yang Anda
pilih itu aman. Jika
dokter mengizinkan,
cobalah olahraga yang
ringan, 30 menit atau
lebih, selama 3-4 hari
dalam seminggu.
Ingat, tujuan Anda
adalah menjaga tubuh
agar tetap fit seperti
masa sebelum hamil,
bukan untuk
bertanding. Mulailah
dengan satu dari tiga
aktivitas di bawah ini
yang telah disetujui
para dokter.
Berjalan
Manfaat bagi Tubuh:
Meski selama ini Anda
tak pernah
berolahraga, berjalan
cepat di sekitar rumah
merupakan awal yang
baik. Anda akan
merasakan manfaat
olahraga
kardiovaskular ini
tanpa mengalami
banyak tekanan di
lutut dan pergelangan
kaki. Bahkan Anda bisa
melakukannya di
mana dan kapan saja
selama sembilan bulan
penuh.
Keamanan Perut:
“Dengan perut yang
membesar, Anda bisa
kehilangan rasa
keseimbangan dan
koordinasi,” kata Dr.
Crites. Cobalah
berjalan di permukaan
yang mulus, waspadai
jalan yang berlubang
atau rintangan lain.
Jangan lupa
mengenakan sneakers
yang mendukung. Kaki
Anda mungkin akan
membengkak di
trimester terakhir. Jadi,
jika sepatu mulai
terasa sempit, ganti
sepatu baru dengan
setengah ukuran lebih
besar.
Berenang
Manfaat bagi Tubuh:
“Ini adalah jenis
olahraga ideal selama
masa kehamilan,” kata
Baron Atkins, MD,
dokter kandungan di
Arlington Memorial
Hospital, Texas. Tidak
ada risiko terjatuh
dengan posisi perut
terhantam sehingga
membahayakan bayi
Anda. Olahraga
renang memberi
kebebasan bergerak
tanpa tekanan pada
sendi-sendi. “Saya
merasa sangat ringan
di kolam renang.
Padahal saya hamil
bayi kembar,” kata
Sharon Snyder dari
San Fransisco, yang
sedang hamil empat
bulan. Hamil sembilan
bulan pun Anda masih
tetap bisa berenang,
berjalan, beraerobik,
dan menari di dalam
air.
Keamanan Perut: Pilih
gaya yang membuat
Anda nyaman, tidak
menimbulkan sakit di
leher, pundak, atau
otot punggung. Gaya
dada misalnya, sebab
Anda tak perlu
memutar batang
tubuh atau perut.
Hati-hati saat masuk
ke dalam air.
Sebaiknya jangan
menyelam atau
melompat karena
perut akan mengalami
tekanan. Hindari
kolam yang airnya
hangat sekali, steam
room, hot tub, dan
sauna, karena bisa
menimbulkan panas
berlebihan.
Yoga
Manfaat bagi Tubuh:
Kelas prenatal yoga
membantu menjaga
kelenturan sendi-sendi
dan mempertahankan
fleksibilitas. “Selain itu,
yoga memperkuat
sistem otot,
merangsang peredaran
darah, dan membuat
Anda rileks. Anda bisa
menerapkan teknik
yang Anda pelajari
agar tetap tenang
selama proses
melahirkan,” kata
Sokna Heathyre
Mabin, instruktur yoga
di Laughing Lotus, New
York City.
Keamanan Perut:
Dengan bertambahnya
usia kehamilan,
abaikan posisi-posisi
yoga yang
mengganggu
keseimbangan tubuh
Anda. Di trimester
kedua, hindari posisi
tidur terlentang karena
rahim Anda
bertambah berat.
Posisi tersebut
menekan pembuluh
darah mayor dan
mengurangi aliran
darah ke jantung. Dan,
hindari stretching yang
berlebihan, kata
Annette Lang, pelatih
kebugaran dan penulis
Prenatal & Postpartum
Training Fan. Wanita
hamil memproduksi
lebih banyak relaxin,
hormon yang
meningkatkan
fleksibilitas serta
mobilitas sendi. Jadi,
penting untuk
mengetahui sebatas
apa yang bisa Anda
lakukan dan ambil
jeda saat melakukan
stretching.
Latihan Beban
Manfaat bagi tubuh:
Angkat beban adalah
cara yang baik untuk
menyiapkan tubuh
mengangkat beban
berat kelak setelah
bayi Anda lahir.
Latihan ini juga
mengurangi risiko
cidera selama
kehamilan dengan
menguatkan otot-otot
di sekeliling sendi.
Keamanan Perut:
Kurangi beban yang
biasa Anda angkat
hingga setengahnya.
Tapi, tingkatkan
frekuensinya agar
Anda dapat menjaga
porsi olahraga yang
baik. “Angkat beban
yang terlalu berat bisa
mengakibatkan otot
menjadi tegang, dan
tekanan yang
berlebihan bisa
membahayakan
perut,” kata Dr.
Atkinds. Seperti halnya
saat melakukan yoga,
jangan berbaring
terlentang saat latihan
angkat beban. Begitu
Anda menahan napas
saat mengangkat
beban, segera kurangi
jumlah beban.
Bernapas secara tidak
benar bisa
meningkatkan tekanan
darah dan mengurangi
aliran darah ke bayi.
SUMBER: PUSKESMASSIMPANGEMPAT.COM
Anda merasa kini
saatnya beristirahat
panjang selama
sembilan bulan,
begitukah? Tunggu
dulu. “Olahraga yang
teratur selama
kehamilan justru bisa
meningkatkan
kesehatan jantung,
menambah energi, dan
memompa citra diri
Anda,” kata Frances
Crites, MD, dokter
kandungan di
Presbyterian Hospital,
Dallas.
Memertahankan tubuh
yang sehat juga bisa
mengurangi keluhan
umum pada ibu hamil,
seperti rasa nyeri di
punggung bagian
bawah. Bahkan bisa
juga mempercepat
proses melahirkan.
Petunjuk untuk
melakukan olahraga:
- Diskusikan dulu
dengan dokter anda,
olahraga apa yang
ingin anda lakukan.
- Lakukan pemanasan
sebelum olah raga dan
penenangan
setelahnya.
- Kurangi waktu
olahraga yang biasa
anda lakukan menjadi
3 kali dalam seminggu
sekitar 15-20 menit.
- Dengarkan signal
yang diberikan tubuh
anda. Karena Detak
jantung anda selama
hamil meningkat
sekitar 20%. Bila anda
merasa lelah
beristirahatlah,ingat
anda sedang hamil.
Jangan memaksakan
diri anda.
- Minumlah yang
cukup untuk
menolong pengaturan
suhu tubuh dan
mengurangi resiko
dehidrasi.
- Konsentrasikan pada
otot-otot yang akan
digunakan pada
persalinan, seperti
kaki, perut, panggul.
- Jalan adalah salah
satu olahraga yang
aman.
- Gunakan bh yang
mendukung dan
sepatu yang sesuai
untuk anda yang
membuat anda
merasa nyaman dan
tentu saja aman.
- Olahraga lain yang
dianjurkan termasuk
berenang, senam
aerobik yang ringan,
sepeda yang tak
bergerak dan sekarang
ini pada ANC di
beberapa rumah sakit
biasanya menyediakan
Senam Ibu Hamil.
Berhentilah
berolahraga dan
hubungi dokter
anda, bila anda
mengalami hal-hal
dibawah ini:
• Sakit, apapun itu.
• Pendarahan vagina
• Pusing, sakit kepala
ringan.
• Kesulitan bernafas.
• Sesak nafas hebat.
• Palpitasi
• Kontraksi rahim.
• Sakit kepala.
• Jangan melakukan
olahraga, konsultasi ke
dokter anda dahulu,
jika anda termasuk
dalam kehamilan
dengan tekanan darah
tinggi, kelahiran
premature pada
kehamilan
sebelumnya,IUGR
(intra uterine growth
retardation) bayi tidak
berkembang sesuai
harapan, atau
kehamilan dengan
keadaan lain seperti
penyakit jantung, paru,
tiroid dll.
Sebelum memulai
rutinitas berolahraga,
konsultasikan terlebih
dulu dengan dokter
untuk memastikan
aktvititas yang Anda
pilih itu aman. Jika
dokter mengizinkan,
cobalah olahraga yang
ringan, 30 menit atau
lebih, selama 3-4 hari
dalam seminggu.
Ingat, tujuan Anda
adalah menjaga tubuh
agar tetap fit seperti
masa sebelum hamil,
bukan untuk
bertanding. Mulailah
dengan satu dari tiga
aktivitas di bawah ini
yang telah disetujui
para dokter.
Berjalan
Manfaat bagi Tubuh:
Meski selama ini Anda
tak pernah
berolahraga, berjalan
cepat di sekitar rumah
merupakan awal yang
baik. Anda akan
merasakan manfaat
olahraga
kardiovaskular ini
tanpa mengalami
banyak tekanan di
lutut dan pergelangan
kaki. Bahkan Anda bisa
melakukannya di
mana dan kapan saja
selama sembilan bulan
penuh.
Keamanan Perut:
“Dengan perut yang
membesar, Anda bisa
kehilangan rasa
keseimbangan dan
koordinasi,” kata Dr.
Crites. Cobalah
berjalan di permukaan
yang mulus, waspadai
jalan yang berlubang
atau rintangan lain.
Jangan lupa
mengenakan sneakers
yang mendukung. Kaki
Anda mungkin akan
membengkak di
trimester terakhir. Jadi,
jika sepatu mulai
terasa sempit, ganti
sepatu baru dengan
setengah ukuran lebih
besar.
Berenang
Manfaat bagi Tubuh:
“Ini adalah jenis
olahraga ideal selama
masa kehamilan,” kata
Baron Atkins, MD,
dokter kandungan di
Arlington Memorial
Hospital, Texas. Tidak
ada risiko terjatuh
dengan posisi perut
terhantam sehingga
membahayakan bayi
Anda. Olahraga
renang memberi
kebebasan bergerak
tanpa tekanan pada
sendi-sendi. “Saya
merasa sangat ringan
di kolam renang.
Padahal saya hamil
bayi kembar,” kata
Sharon Snyder dari
San Fransisco, yang
sedang hamil empat
bulan. Hamil sembilan
bulan pun Anda masih
tetap bisa berenang,
berjalan, beraerobik,
dan menari di dalam
air.
Keamanan Perut: Pilih
gaya yang membuat
Anda nyaman, tidak
menimbulkan sakit di
leher, pundak, atau
otot punggung. Gaya
dada misalnya, sebab
Anda tak perlu
memutar batang
tubuh atau perut.
Hati-hati saat masuk
ke dalam air.
Sebaiknya jangan
menyelam atau
melompat karena
perut akan mengalami
tekanan. Hindari
kolam yang airnya
hangat sekali, steam
room, hot tub, dan
sauna, karena bisa
menimbulkan panas
berlebihan.
Yoga
Manfaat bagi Tubuh:
Kelas prenatal yoga
membantu menjaga
kelenturan sendi-sendi
dan mempertahankan
fleksibilitas. “Selain itu,
yoga memperkuat
sistem otot,
merangsang peredaran
darah, dan membuat
Anda rileks. Anda bisa
menerapkan teknik
yang Anda pelajari
agar tetap tenang
selama proses
melahirkan,” kata
Sokna Heathyre
Mabin, instruktur yoga
di Laughing Lotus, New
York City.
Keamanan Perut:
Dengan bertambahnya
usia kehamilan,
abaikan posisi-posisi
yoga yang
mengganggu
keseimbangan tubuh
Anda. Di trimester
kedua, hindari posisi
tidur terlentang karena
rahim Anda
bertambah berat.
Posisi tersebut
menekan pembuluh
darah mayor dan
mengurangi aliran
darah ke jantung. Dan,
hindari stretching yang
berlebihan, kata
Annette Lang, pelatih
kebugaran dan penulis
Prenatal & Postpartum
Training Fan. Wanita
hamil memproduksi
lebih banyak relaxin,
hormon yang
meningkatkan
fleksibilitas serta
mobilitas sendi. Jadi,
penting untuk
mengetahui sebatas
apa yang bisa Anda
lakukan dan ambil
jeda saat melakukan
stretching.
Latihan Beban
Manfaat bagi tubuh:
Angkat beban adalah
cara yang baik untuk
menyiapkan tubuh
mengangkat beban
berat kelak setelah
bayi Anda lahir.
Latihan ini juga
mengurangi risiko
cidera selama
kehamilan dengan
menguatkan otot-otot
di sekeliling sendi.
Keamanan Perut:
Kurangi beban yang
biasa Anda angkat
hingga setengahnya.
Tapi, tingkatkan
frekuensinya agar
Anda dapat menjaga
porsi olahraga yang
baik. “Angkat beban
yang terlalu berat bisa
mengakibatkan otot
menjadi tegang, dan
tekanan yang
berlebihan bisa
membahayakan
perut,” kata Dr.
Atkinds. Seperti halnya
saat melakukan yoga,
jangan berbaring
terlentang saat latihan
angkat beban. Begitu
Anda menahan napas
saat mengangkat
beban, segera kurangi
jumlah beban.
Bernapas secara tidak
benar bisa
meningkatkan tekanan
darah dan mengurangi
aliran darah ke bayi.
SUMBER: PUSKESMASSIMPANGEMPAT.COM
Perlunya Olahraga Bagi Ibu Hamil
Olahraga aman bagi ibu
hamil dan janinnya. Meski
demikian, jangan harap
ibu hamil akan tetap
langsing. Sebab fitness
ataupun latihan fisik di
rumah tidak akan
mengamankan ibu hamil
dari kenaikan berat
badan.
Dalam kajian yang dilansir
Health24.com, Sabtu
(22/10/2011) ini, tim
peneliti Brazilia yang
dipimpin oleh Simony
Nascimento dari
UNICAMP Medical School
di Campinas merekrut 82
orang perempuan gemuk
yang sudah hamil selama
tiga hingga lima setengah
bulan.
Peneliti membagi para
wanita menjadi dua
kelompok. Kelompok
pertama mengikuti latihan
fisik mingguan dan
mendapatkan konseling
mengenai nutrisi, berat
badan, dan latihan rumah
yang bisa dilakukan setiap
hari. Kelompok lainnya
mendapat perawatan
standar, tetapi tidak
mendapat informasi
tambahan mengenai
latihan fisik.
Hasilnya, sekitar setengah
dari wanita tersebut
mengalami pertambahan
berat badan lebih dari
batas atas yang
direkomendasikan. Rata-
rata peserta penelitian
naik berat badannya 10
sampai 11 kg pada kedua
kelompok.
Para wanita hamil itu
mengalami kenaikan rata-
rata 10 kg ketika
berolahraga dan 36 kg
ketika tidak berolahraga.
Meskipun demikian, para
peneliti mengingatkan
bahwa penemuan ini
didasarkan pada
kelompok kecil dengan
jumlah sampel sebanyak
14 wanita.
“Temuan ini tidak
mengejutkan. Banyak
kajian yang tidak
menunjukkan efektifitas
pencegahan kenaikan
berat badan ketika hamil,
baik dengan diet ataupun
olahraga,” kata Dr Patrick
Catalano, peneliti
pengobatan untuk ibu dan
janin dari Case Western
Reserve University School
of Medicine di Cleveland
yang tidak berpartisipasi
dala penelitian ini.
“Tambahan lagi, wanita
yang mengalami kenaikan
berat badan selama
kehamilan cenderung
mempertahankan berat
badannya itu bahkan
setelah melahirkan.
Memulai latihan atau
program diet pada
pertengahan kehamilan
mungkin tidak akan
berguna jika dibandingkan
intervensi yang sangat dini
pada kehamilan, atau
lebih baik lagi jika
dilakukan sebelumnya,”
kata Catalano.
Praktisi medis
merekomendasikan agar
wanita yang kelebihan
berat badan sebaiknya
mengalami kenaikan berat
badan antara 7 hingga 11
kilogram selama
kehamilan, dan wanita
gemuk mengalami
kenaikan 5 sampai 9
kilogram, lebih rendah
dari jumlah yang
direkomendasikan untuk
wanita dengan berat
badan normal.
Kenaikan berat badan
yang banyak selama
kehamilan akan
meningkatkan
kemungkinan memiliki
bayi yang besar sehingga
membutuhkan operasi
caesar. Hal itu juga
meningkatkan risiko bayi
akan mengalami cacat
lahir atau tumbuh menjadi
gemuk.
Dalam penelitian ini,
mayoritas bayi dilahirkan
melalui bedah caesar,
tetapi tidak ada
perbedaan kondisi
kesehatan saat lahir
didasarkan pada apakah
ibu berolahraga atau
tidak.
Catalano mengatakan
bahwa ketika usia
kehamilan semakin tua,
semakin sulit bagi ibu
hamil untuk tetap
konsisten menjalani
program latihan. Itulah
mengapa mulai
berolahraga dan
perbaikan diet di awal
kehamilan sangatlah
penting.
“Kehamilan bukan
merupakan kondisi yang
mengekang ataupun
memanjakan. Ini
merupakan waktu yang
ideal untuk memodifikasi
perilaku demi kepentingan
ibu dan bayi. Pada
umumnya wanita lebih
rentan untuk mengadopsi
gaya hidup sehat pada
kehamilan karena
kepedulian terhadap anak
yang belum lahir,” kata Dr
Raul Artal, kepala jurusan
kebidanan, ginekologi, dan
kesehatan wanita di Saint
Louis University School of
Medicine yang tidak
terlibat dalam penelitian
ini.
Dr Artal menganggap
kehamilan adalah
kesempatan untuk
mengatasi perilaku tidak
sehat pada ibu hamil. Tim
Nascimento juga
menunjukkan bahwa
perempuan biasanya akan
lebih banyak memiliki
kontak dengan penyedia
layanan kesehatan ketika
sedang hamil.
Para peneliti
merekomendasikan 30
menit latihan fisik dalam
tahap sedang setiap hari
disertai dengan
peregangan dan konseling
gizi untuk ibu hamil yang
kelebihan berat badan
dan obesitas.
hamil dan janinnya. Meski
demikian, jangan harap
ibu hamil akan tetap
langsing. Sebab fitness
ataupun latihan fisik di
rumah tidak akan
mengamankan ibu hamil
dari kenaikan berat
badan.
Dalam kajian yang dilansir
Health24.com, Sabtu
(22/10/2011) ini, tim
peneliti Brazilia yang
dipimpin oleh Simony
Nascimento dari
UNICAMP Medical School
di Campinas merekrut 82
orang perempuan gemuk
yang sudah hamil selama
tiga hingga lima setengah
bulan.
Peneliti membagi para
wanita menjadi dua
kelompok. Kelompok
pertama mengikuti latihan
fisik mingguan dan
mendapatkan konseling
mengenai nutrisi, berat
badan, dan latihan rumah
yang bisa dilakukan setiap
hari. Kelompok lainnya
mendapat perawatan
standar, tetapi tidak
mendapat informasi
tambahan mengenai
latihan fisik.
Hasilnya, sekitar setengah
dari wanita tersebut
mengalami pertambahan
berat badan lebih dari
batas atas yang
direkomendasikan. Rata-
rata peserta penelitian
naik berat badannya 10
sampai 11 kg pada kedua
kelompok.
Para wanita hamil itu
mengalami kenaikan rata-
rata 10 kg ketika
berolahraga dan 36 kg
ketika tidak berolahraga.
Meskipun demikian, para
peneliti mengingatkan
bahwa penemuan ini
didasarkan pada
kelompok kecil dengan
jumlah sampel sebanyak
14 wanita.
“Temuan ini tidak
mengejutkan. Banyak
kajian yang tidak
menunjukkan efektifitas
pencegahan kenaikan
berat badan ketika hamil,
baik dengan diet ataupun
olahraga,” kata Dr Patrick
Catalano, peneliti
pengobatan untuk ibu dan
janin dari Case Western
Reserve University School
of Medicine di Cleveland
yang tidak berpartisipasi
dala penelitian ini.
“Tambahan lagi, wanita
yang mengalami kenaikan
berat badan selama
kehamilan cenderung
mempertahankan berat
badannya itu bahkan
setelah melahirkan.
Memulai latihan atau
program diet pada
pertengahan kehamilan
mungkin tidak akan
berguna jika dibandingkan
intervensi yang sangat dini
pada kehamilan, atau
lebih baik lagi jika
dilakukan sebelumnya,”
kata Catalano.
Praktisi medis
merekomendasikan agar
wanita yang kelebihan
berat badan sebaiknya
mengalami kenaikan berat
badan antara 7 hingga 11
kilogram selama
kehamilan, dan wanita
gemuk mengalami
kenaikan 5 sampai 9
kilogram, lebih rendah
dari jumlah yang
direkomendasikan untuk
wanita dengan berat
badan normal.
Kenaikan berat badan
yang banyak selama
kehamilan akan
meningkatkan
kemungkinan memiliki
bayi yang besar sehingga
membutuhkan operasi
caesar. Hal itu juga
meningkatkan risiko bayi
akan mengalami cacat
lahir atau tumbuh menjadi
gemuk.
Dalam penelitian ini,
mayoritas bayi dilahirkan
melalui bedah caesar,
tetapi tidak ada
perbedaan kondisi
kesehatan saat lahir
didasarkan pada apakah
ibu berolahraga atau
tidak.
Catalano mengatakan
bahwa ketika usia
kehamilan semakin tua,
semakin sulit bagi ibu
hamil untuk tetap
konsisten menjalani
program latihan. Itulah
mengapa mulai
berolahraga dan
perbaikan diet di awal
kehamilan sangatlah
penting.
“Kehamilan bukan
merupakan kondisi yang
mengekang ataupun
memanjakan. Ini
merupakan waktu yang
ideal untuk memodifikasi
perilaku demi kepentingan
ibu dan bayi. Pada
umumnya wanita lebih
rentan untuk mengadopsi
gaya hidup sehat pada
kehamilan karena
kepedulian terhadap anak
yang belum lahir,” kata Dr
Raul Artal, kepala jurusan
kebidanan, ginekologi, dan
kesehatan wanita di Saint
Louis University School of
Medicine yang tidak
terlibat dalam penelitian
ini.
Dr Artal menganggap
kehamilan adalah
kesempatan untuk
mengatasi perilaku tidak
sehat pada ibu hamil. Tim
Nascimento juga
menunjukkan bahwa
perempuan biasanya akan
lebih banyak memiliki
kontak dengan penyedia
layanan kesehatan ketika
sedang hamil.
Para peneliti
merekomendasikan 30
menit latihan fisik dalam
tahap sedang setiap hari
disertai dengan
peregangan dan konseling
gizi untuk ibu hamil yang
kelebihan berat badan
dan obesitas.
Riset: Minyak Aromaterapi Rusak Hati & Ginjal
Minyak
esensial yang berasal dari
berbagai tanaman kerap
dihubungkan dengan
manfaat merelaksasi,
menghilangkan stres serta
memberi efek
menenangkan. Sehingga
tak mengherankan banyak
memilih yang memilih
memanjakan diri dan
melepas stres lewat
perawatan aromaterapi
dengan minyak esensial.
Minyak esensial
aromaterapi umum
ditemukan dalam
berbagai perawatan
seperti garam mandi,
minyak pijat, hingga lilin
aromaterapi. Namun, hati-
hati. Menurut ilmuwan,
minyak aromaterapi
kemungkinan
mengandung lebih banyak
bahaya ketimbang
manfaat.
Mereka mengklaim bahwa
ekstrak aromaterapi yang
digunakan dalam
perawatan mandi, pijat
atau lilin bereaksi dengan
udara dan menghasilkan
polutan berukuran kecil.
Konsentrasi partikel-
partikel yang banyak
ditemukan di spa sangat
berbahaya dan berisiko
pada kesehatan hingga 10
kali lipat.
Para ilmuwan dari
Universitas Ilmu Farmasi
Chia-Nan, Tainan di
Taiwan mengatakan,
bahan kimia tertentu
dalam minyak, mudah
menguap dan bercampur
dengan udara membentuk
aerosol organik sekunder.
Partikel-partikel ini
mengiritasi mata, hidung
dan tenggorokan. Polusi
ini juga diketahui
menyebabkan sakit
kepala, mual, serta
kerusakan pada hati dan
ginjal. Minyak esensial
umumnya diolah dari
bahan organik seperti
lavender, tea tree,
ekaliptus, dan
peppermint.
Penelitian yang diterbitkan
dalam jurnal
Environmental Science
Engineering ini mengukur
volume tertentu aerosol
organik sekunder selama
sesi pijat di dua spa di
Taiwan. Semua minyak
aromaterapi melepaskan
bahan kimia polutan ke
udara yang lebih pekat.
Ilmuwan menyatakan,
ventilasi udara yang
memadai dapat
membantu mengontrol
kadar polutan yang dapat
terhirup.
"Aromaterapi, digunakan
luas sebagai terapi
pelengkap yang paling
populer. Tapi dampaknya
terhadap kualitas udara
dalam ruangan dan efek
kesehatan tidak dapat
diabaikan. Aerosol yang
bercampur udara dapat
memerihkan mata dan
mengganggu pernapasan.
Pada tahun 2007,
kelompok ilmuwan
Taiwan lainnya
menemukan minyak
esensial dari pohon teh,
lavender, dan ekaliptus di
kantor juga menghasilkan
sejumlah besar partikel-
partikel berbahaya.
Aromaterapi disebut
memperburuk masalah
pernapasan pada pasien
paru-paru dan
meningkatkan gejala
asma. Selain itu,
aromaterapi kerap
menimbulkan iritasi dan
ruam pada kulit akibat
pemakaian berlebihan.
Para ilmuwan
berpendapat, manfaat
yang dirasakan dari
minyak aromaterapi lebih
banyak disebabkan efek
plasebo yang membuat
orang merasa lebih
tenang dan rileks.
Ilmuwan juga menemukan
hanya sedikit bukti bahwa
aromaterapu meredakan
rasa sakit,
menyembuhkan luka atau
meningkatkan kekebalan
tubuh.
SUMBER:VIVAnews.COM
esensial yang berasal dari
berbagai tanaman kerap
dihubungkan dengan
manfaat merelaksasi,
menghilangkan stres serta
memberi efek
menenangkan. Sehingga
tak mengherankan banyak
memilih yang memilih
memanjakan diri dan
melepas stres lewat
perawatan aromaterapi
dengan minyak esensial.
Minyak esensial
aromaterapi umum
ditemukan dalam
berbagai perawatan
seperti garam mandi,
minyak pijat, hingga lilin
aromaterapi. Namun, hati-
hati. Menurut ilmuwan,
minyak aromaterapi
kemungkinan
mengandung lebih banyak
bahaya ketimbang
manfaat.
Mereka mengklaim bahwa
ekstrak aromaterapi yang
digunakan dalam
perawatan mandi, pijat
atau lilin bereaksi dengan
udara dan menghasilkan
polutan berukuran kecil.
Konsentrasi partikel-
partikel yang banyak
ditemukan di spa sangat
berbahaya dan berisiko
pada kesehatan hingga 10
kali lipat.
Para ilmuwan dari
Universitas Ilmu Farmasi
Chia-Nan, Tainan di
Taiwan mengatakan,
bahan kimia tertentu
dalam minyak, mudah
menguap dan bercampur
dengan udara membentuk
aerosol organik sekunder.
Partikel-partikel ini
mengiritasi mata, hidung
dan tenggorokan. Polusi
ini juga diketahui
menyebabkan sakit
kepala, mual, serta
kerusakan pada hati dan
ginjal. Minyak esensial
umumnya diolah dari
bahan organik seperti
lavender, tea tree,
ekaliptus, dan
peppermint.
Penelitian yang diterbitkan
dalam jurnal
Environmental Science
Engineering ini mengukur
volume tertentu aerosol
organik sekunder selama
sesi pijat di dua spa di
Taiwan. Semua minyak
aromaterapi melepaskan
bahan kimia polutan ke
udara yang lebih pekat.
Ilmuwan menyatakan,
ventilasi udara yang
memadai dapat
membantu mengontrol
kadar polutan yang dapat
terhirup.
"Aromaterapi, digunakan
luas sebagai terapi
pelengkap yang paling
populer. Tapi dampaknya
terhadap kualitas udara
dalam ruangan dan efek
kesehatan tidak dapat
diabaikan. Aerosol yang
bercampur udara dapat
memerihkan mata dan
mengganggu pernapasan.
Pada tahun 2007,
kelompok ilmuwan
Taiwan lainnya
menemukan minyak
esensial dari pohon teh,
lavender, dan ekaliptus di
kantor juga menghasilkan
sejumlah besar partikel-
partikel berbahaya.
Aromaterapi disebut
memperburuk masalah
pernapasan pada pasien
paru-paru dan
meningkatkan gejala
asma. Selain itu,
aromaterapi kerap
menimbulkan iritasi dan
ruam pada kulit akibat
pemakaian berlebihan.
Para ilmuwan
berpendapat, manfaat
yang dirasakan dari
minyak aromaterapi lebih
banyak disebabkan efek
plasebo yang membuat
orang merasa lebih
tenang dan rileks.
Ilmuwan juga menemukan
hanya sedikit bukti bahwa
aromaterapu meredakan
rasa sakit,
menyembuhkan luka atau
meningkatkan kekebalan
tubuh.
SUMBER:VIVAnews.COM
Jumat, 30 September 2011
4 Gejala Kanker Payudara yang Sering Diabaikan
Kanker payudara
merupakan penyakit yang
paling ditakuti kaum
wanita karena bisa
menyebabkan kematian
jika telat mendiagnosa.
Oleh karena itu, ada
baiknya Anda mengenali
gejala awal kanker
payudara. Seperti yang
dikutip dari msn, berikut
lima gejala kanker
payudara yang sering tak
disadari.
1. Rasa Gatal, Sakit dan
Payudara Memerah
Adanya ruam pada kulit
atau rasa panas saat
menyentuh payudara
merupakan tanda-tanda
kanker payudara
inflamasi (KPI), penyakit
yang jarang dan
mematikan namun tidak
terlalu dikenal. KPI dapat
menyebabkan payudara
membengkak, iritasi serta
timbulnya rasa nyeri.
Selain itu KPI juga
menyebabkan kulit
memerah bahkan ungu
seperti memar. Awalnya
KPI disertai dengan rasa
pegal seperti saat pra-
menstruasi (PMS) dan
gatal seperti terkena
alergi. Namun kedua rasa
tersebut tidak bisa hilang
dalam waktu dekat.
2. Sakit Punggung
Bagian Atas
Meskipun tak banyak,
namun ada beberapa
kasus kanker payudara
yang diawali dengan
gejala sakit punggung.
Biasanya rasa sakit
tersebut terdapat pada
area punggung atas atau
diantara tulang belikat.
Sakit punggung ini hampir
sama seperti nyeri otot,
tendon atau osteoartritis
tulang belakang, jadi
cukup sulit untuk
membedakannya. Hal ini
terjadi akibat kanker yang
mendorong dinding dada
ke arah tulang rusuk dan
tulang belakang.
3. Adanya Perubahan
Pada Puting Payudara
Salah satu lokasi kanker
payudara yang paling
umum adalah di bawah
puting. Oleh karena itu,
jika puting Anda berubah
bentuk atau warna ada
baiknya segera
memeriksakan hal
tersebut ke dokter. Selain
bentuk dan warna, puting
berdarah, berair atau kulit
sekitar puting menjadi
bersisik, bisa menjadi
beberapa gejala kanker
payudara.
4. Berubahnya Bentuk
dan Ukuran Salah Satu
Payudara
Tidak semua kanker
menimbulkan benjolan
yang cukup besar.
Seorang wanita di
California mengetahui
bahwa ia menderita
kanker payudara setelah
melihat bahwa bentuk
salah satu payudaranya
menjadi lebih lonjong,
rendah dan agak
mencuat ke satu sisi.
Salah satu cara yang
paling baik untuk
mengetahui perubahan
payudara Anda adalah
dengan mengenal bentuk
dan penampilannya
dengan baik. Duduk
menghadap cermin dan
perhatikan perbedaannya.
Anda juga bisa
mengetahuinya jika salah
satu cup bra terasa
sangat ketat sedangkan
yang lain tidak.
SUMBER:DETIK.COM
merupakan penyakit yang
paling ditakuti kaum
wanita karena bisa
menyebabkan kematian
jika telat mendiagnosa.
Oleh karena itu, ada
baiknya Anda mengenali
gejala awal kanker
payudara. Seperti yang
dikutip dari msn, berikut
lima gejala kanker
payudara yang sering tak
disadari.
1. Rasa Gatal, Sakit dan
Payudara Memerah
Adanya ruam pada kulit
atau rasa panas saat
menyentuh payudara
merupakan tanda-tanda
kanker payudara
inflamasi (KPI), penyakit
yang jarang dan
mematikan namun tidak
terlalu dikenal. KPI dapat
menyebabkan payudara
membengkak, iritasi serta
timbulnya rasa nyeri.
Selain itu KPI juga
menyebabkan kulit
memerah bahkan ungu
seperti memar. Awalnya
KPI disertai dengan rasa
pegal seperti saat pra-
menstruasi (PMS) dan
gatal seperti terkena
alergi. Namun kedua rasa
tersebut tidak bisa hilang
dalam waktu dekat.
2. Sakit Punggung
Bagian Atas
Meskipun tak banyak,
namun ada beberapa
kasus kanker payudara
yang diawali dengan
gejala sakit punggung.
Biasanya rasa sakit
tersebut terdapat pada
area punggung atas atau
diantara tulang belikat.
Sakit punggung ini hampir
sama seperti nyeri otot,
tendon atau osteoartritis
tulang belakang, jadi
cukup sulit untuk
membedakannya. Hal ini
terjadi akibat kanker yang
mendorong dinding dada
ke arah tulang rusuk dan
tulang belakang.
3. Adanya Perubahan
Pada Puting Payudara
Salah satu lokasi kanker
payudara yang paling
umum adalah di bawah
puting. Oleh karena itu,
jika puting Anda berubah
bentuk atau warna ada
baiknya segera
memeriksakan hal
tersebut ke dokter. Selain
bentuk dan warna, puting
berdarah, berair atau kulit
sekitar puting menjadi
bersisik, bisa menjadi
beberapa gejala kanker
payudara.
4. Berubahnya Bentuk
dan Ukuran Salah Satu
Payudara
Tidak semua kanker
menimbulkan benjolan
yang cukup besar.
Seorang wanita di
California mengetahui
bahwa ia menderita
kanker payudara setelah
melihat bahwa bentuk
salah satu payudaranya
menjadi lebih lonjong,
rendah dan agak
mencuat ke satu sisi.
Salah satu cara yang
paling baik untuk
mengetahui perubahan
payudara Anda adalah
dengan mengenal bentuk
dan penampilannya
dengan baik. Duduk
menghadap cermin dan
perhatikan perbedaannya.
Anda juga bisa
mengetahuinya jika salah
satu cup bra terasa
sangat ketat sedangkan
yang lain tidak.
SUMBER:DETIK.COM
Senin, 26 September 2011
Guyur Air Langsung ke Kepala Saat Mandi Berisiko Stroke?
Beredar peringatan agar
saat mandi jangan
langsung mengguyur air
ke kepala karena bisa
berisiko stroke. Ternyata
menurut pakar saraf
kemungkinan itu ada
terutama pada orang-
orang tertentu yakni saat
udara terlalu dingin atau
panas dan suhu tubuh
sedang dalam kondisi
sebaliknya.
Maka itu disarankan bila
Anda sedang kepanasan
atau kedinginan,
sebaiknya hindari
mengguyur air langsung
ke kepala saat mandi.
Pada orang-orang
tertentu, mengguyur air
langsung ke kepala
dengan suhu yang
berlawanan bisa
menyebabkan stroke.
Semua titik dan suhu
dalam tubuh manusia
baik yang berada di dalam
maupun di luar
berpengaruh pada
aktivitas otak. Otak
berfungsi untuk
memonitor tubuh agar
berfungsi secara normal,
maka sesuatu yang ganjil
pada tubuh tentu sangat
mempengaruhi otak.
"Jika seseorang yang
tubuhnya sedang
kepanasan lalu langsung
diguyur kepalanya dengan
air dingin, bisa
menyebabkan saraf kaget
atau bahkan stroke bila
terjadi pada orang yang
tidak sehat," jelas Prof dr
Teguh Ranakusuma, SpS
(K), dokter spesialis saraf
dari Departemen
Neurologi FKUI-RSCM,
saat dihubungi
detikHealth, Senin
(26/9/2011).
Prof Teguh menyebutkan,
perubahan suhu yang
tiba-tiba bisa
menyebabkan stroke bila
terjadi pada tipe-tipe
orang denganpenyakit
tertentu, yaitu:
Penyakit jantung
Tekanan darah tinggi
Gangguan pembuluh
darah (kardiovaskuler)
Gangguan darah
"Ini juga terjadi ketika
tubuh yang kedinginan
tiba-tiba diguyur air
panas. Perubahan yang
tiba-tiba ini yang
menyebabkan stroke.
Makanya kalau orang haji
sering mengalami heat
stroke (stroke karena
kepanasan), karena
belum terbiasa dengan
suhu yang tiba-tiba
panas," lanjut Prof Teguh.
Prof Teguh menjelaskan,
tubuh manusia memiliki
regulasi yang tinggi
karena terdapat thermo
regulator (pengatur suhu)
di otak. Ketika suhu
tubuh panas, maka otak
akan memerintahkan
pembuluh darah untuk
melebar agar terjadi
penguapan dan
penurunan suhu.
Sebaliknya, otak akan
memerintahkan
pembuluh darah
menyusut bila tubuh
kedinginan.
Bila pembuluh darah yang
sedang melebar karena
kepanasan tiba-tiba
disiram air dingin, maka
bisa menyebabkan
pembuluh darah pecah.
Jika hal tersebut terjadi di
pembuluh darah otak,
maka bisa menyebabkan
stroke. Hal yang sama
juga terjadi ketika
pembuluh darah yang
sedang menyusut diguyur
dengan air panas.
Menurut Prof Teguh,
kondisi ini juga sering
terjadi pada orang yang
suka mandi uap. Jika
selesai mandi uap yang
panas kemudian langsung
masuk ruangan AC, maka
orang tersebut bisa
pingsan. Perubahan suhu
yang tiba-tiba bisa
membahayakan
pembuluh darah.
"Jadi orang yang memiliki
penyakit jantung,
hipertensi, ada masalah
dengan pembuluh darah
atau isi darahnya sendiri,
harus hati-hati dengan
perubahan suhu yang
tiba-tiba. Kalau mau
mandi sebaiknya diusap-
usap dulu, jangan
langsung diguyur ke
kepala jadi biar
beradaptasi dulu. Kita
harus sayang dengan
tubuh kita karena Tuhan
sudah memberi kita
tubuh yang sempurna.
Sakit itu yang ngasih
bukan Tuhan tapi karena
manusia itu sendiri yang
kurang bisa merawat
tubuhnya," tutup Prof
Teguh.
Untuk menghindari risiko
kepala kaget disarankan
saat udara terlalu dingin
atau panas dan suhu
tubuh sedang dalam
kondisi sebaliknya, maka
saat mandi jangan
langsung mengguyur air di
kepala. Beri tubuh
penyesuaian dulu seperti
menyiram tangan lalu
badan baru ke kepala.
SUMBER:DETIK.COM
saat mandi jangan
langsung mengguyur air
ke kepala karena bisa
berisiko stroke. Ternyata
menurut pakar saraf
kemungkinan itu ada
terutama pada orang-
orang tertentu yakni saat
udara terlalu dingin atau
panas dan suhu tubuh
sedang dalam kondisi
sebaliknya.
Maka itu disarankan bila
Anda sedang kepanasan
atau kedinginan,
sebaiknya hindari
mengguyur air langsung
ke kepala saat mandi.
Pada orang-orang
tertentu, mengguyur air
langsung ke kepala
dengan suhu yang
berlawanan bisa
menyebabkan stroke.
Semua titik dan suhu
dalam tubuh manusia
baik yang berada di dalam
maupun di luar
berpengaruh pada
aktivitas otak. Otak
berfungsi untuk
memonitor tubuh agar
berfungsi secara normal,
maka sesuatu yang ganjil
pada tubuh tentu sangat
mempengaruhi otak.
"Jika seseorang yang
tubuhnya sedang
kepanasan lalu langsung
diguyur kepalanya dengan
air dingin, bisa
menyebabkan saraf kaget
atau bahkan stroke bila
terjadi pada orang yang
tidak sehat," jelas Prof dr
Teguh Ranakusuma, SpS
(K), dokter spesialis saraf
dari Departemen
Neurologi FKUI-RSCM,
saat dihubungi
detikHealth, Senin
(26/9/2011).
Prof Teguh menyebutkan,
perubahan suhu yang
tiba-tiba bisa
menyebabkan stroke bila
terjadi pada tipe-tipe
orang denganpenyakit
tertentu, yaitu:
Penyakit jantung
Tekanan darah tinggi
Gangguan pembuluh
darah (kardiovaskuler)
Gangguan darah
"Ini juga terjadi ketika
tubuh yang kedinginan
tiba-tiba diguyur air
panas. Perubahan yang
tiba-tiba ini yang
menyebabkan stroke.
Makanya kalau orang haji
sering mengalami heat
stroke (stroke karena
kepanasan), karena
belum terbiasa dengan
suhu yang tiba-tiba
panas," lanjut Prof Teguh.
Prof Teguh menjelaskan,
tubuh manusia memiliki
regulasi yang tinggi
karena terdapat thermo
regulator (pengatur suhu)
di otak. Ketika suhu
tubuh panas, maka otak
akan memerintahkan
pembuluh darah untuk
melebar agar terjadi
penguapan dan
penurunan suhu.
Sebaliknya, otak akan
memerintahkan
pembuluh darah
menyusut bila tubuh
kedinginan.
Bila pembuluh darah yang
sedang melebar karena
kepanasan tiba-tiba
disiram air dingin, maka
bisa menyebabkan
pembuluh darah pecah.
Jika hal tersebut terjadi di
pembuluh darah otak,
maka bisa menyebabkan
stroke. Hal yang sama
juga terjadi ketika
pembuluh darah yang
sedang menyusut diguyur
dengan air panas.
Menurut Prof Teguh,
kondisi ini juga sering
terjadi pada orang yang
suka mandi uap. Jika
selesai mandi uap yang
panas kemudian langsung
masuk ruangan AC, maka
orang tersebut bisa
pingsan. Perubahan suhu
yang tiba-tiba bisa
membahayakan
pembuluh darah.
"Jadi orang yang memiliki
penyakit jantung,
hipertensi, ada masalah
dengan pembuluh darah
atau isi darahnya sendiri,
harus hati-hati dengan
perubahan suhu yang
tiba-tiba. Kalau mau
mandi sebaiknya diusap-
usap dulu, jangan
langsung diguyur ke
kepala jadi biar
beradaptasi dulu. Kita
harus sayang dengan
tubuh kita karena Tuhan
sudah memberi kita
tubuh yang sempurna.
Sakit itu yang ngasih
bukan Tuhan tapi karena
manusia itu sendiri yang
kurang bisa merawat
tubuhnya," tutup Prof
Teguh.
Untuk menghindari risiko
kepala kaget disarankan
saat udara terlalu dingin
atau panas dan suhu
tubuh sedang dalam
kondisi sebaliknya, maka
saat mandi jangan
langsung mengguyur air di
kepala. Beri tubuh
penyesuaian dulu seperti
menyiram tangan lalu
badan baru ke kepala.
SUMBER:DETIK.COM
Langganan:
Postingan (Atom)